Selasa, 16 Juli 2013

BAHAGIA

Bahagia adalah satu kata yang diidam-idankan orang. dari anak kecil, remaja, dewasa sampai orang tua memperjuangkan bahagia. setiap orang bertindak sesuai dengan tingkat pemahamannya. ketika masih anak-anak betapa senangnya dibelikan mainan, sampai-sampai tidurpun dibawa pula. setelah remaja kita akan sangat senang bila dibelikan makanan kesukaan, sekali merasakan makanan enak akan diceritakan kepada seluruh kawannya.. bisa sedikit nyombong nih... hehehe. setelah dewasa akan bahagia bila berdekatan dengan kekasihnya.. dunia terasa hanya milik berdua... yang lainnya hanya ngontrak katanya. Lain lagi ceritanya setelah menjadi orang tua, hal yang paling membahagiakan baginya apabila melihat perkembangan anak-anaknya secara positif. belajarnya giat, pintar, banyak temannya, suka kreatifitas, tidak malas, apalagi bila berhasil meraih prestasi... pastilah wow... lega dan bahagia.
namun semua yang saya ceritakan di atas hanyalah sepenggal bagian bahagia yang rapuh. kenapa rapuh ? ya iyalah karena sebelum bahagia harus ada syaratnya dulu. lha bagaimana jadinya kalau syaratnya tdk terpenuhi ? apakah akan tetap bahagia bila tidak dibelikan mainan ? apakah tetap bahagia bila tidak belikan makanan yang enak? apakah tetap bahagia bila berjauhan dngan kekasihnya? apakah tetap bahagia bila anaknya tidak rajin, tidak pandai, tidak bisa bergaul, tidak berprestasi ?... hmm patut direnungkan kembali bukan ?
bahagia bisa diperoleh dengan menyadarkan diri sendiri. eit tunggu dulu nggak perlu protes ! emangnya aku selama ini tidak sadar diri ? hahahaha bukan itu maksudnya. sadar diri yang saya maksud adalah pandailah bersyukur.. mari kita renungkan memangnya kita berjasa apa sehingga diperbolehkan melihat pemandangan yang menkjubkan ketika matahari terbit ? luar biasa bukan ? memangnya kita berjasa apa sehingga kita diijinkan menikmati oksigen sepuas-puasnya tanpa bayar ? hehehe gak terbayangkan bukan betapa oksigen gratis begitu didambakan oleh orang -orang tertentu yang menderita sakit.. jadi kalau saat ini kita masih free menghirup oksigen sepuas-puas yang kita mau ? apalagi ? memangnya kita telah berbuat baik apa kepada orang lain sehingga diberi senyum yang ramah ? memangnya kita telah bayar berapa koq ijinkan menikmati sejuknya air dan segarnya mandi. inilah beberapa contoh betapa kita itu bukan siapa-siapa, belum berjasa apa-apa namun kita sudah diijinkan menikmati kehidupan ini begitu baanyak.. apakah itu tidak cukup untuk membuat kita bersyukur ?.. yuk bersyukur..
aku sudah bersyukur setiap hari, setiap doa pagi tak pernah lupa kuucapkan syukur, namun siangnya koq yaa ada ada saja masalah yang menghadang.. kalau begini terus bagaimana aku bisa bersyukur terus ? itulah cuplikan curhat dari teman. sekilas nampak tak ada yang aneh. memang tak saya sangkal bergaul dengan banyak orang memang tidak mudah. setiap orang punya karakter sendiri-sendiri sehingga tidak mustahil berebnturan dengan kita. tapi mari kita renungkan, mengapa kita berbenturan dengan orang lain ? tidak enak banget kan rasanya ? sebenarnya orang itu mempunyai sifat yang sama, hehehe tapi karakternya tetap bisa beda.. ingat yang sama adalah sifatnya. lha memang sifat manusia itu apa ?hmm mau tau ni ? ok ok tak usah sewot.. saya beri tahu ya..sifat manusia itu di rangkum dalam 2 hal.. apa saja mari kita bahas satu-satu
sifat yang pertama, yaitu manusia mengejar kenikmatan.. hahahaha ya iyalah. nah sudah tahu kan kenikmatan itu apa saja ? tidak perlu ditulis di sini ya saya anggap teman-teman sudah tahu semua. ya benar semua orang mengejar kenikmatan. namun tekadnya dalam mencari kenikmatan tidak sama. sebagian orang memang mencarai kenikmatan tapi karena agak sulit mereka sudah menyerah... ah sudahlah gak dapat ya gapapa, kan masih lumayan dapat yang ini. hehehe menyerah deh. sebagian orang yang lain lebih gigih, tekadnya lumayan besar, orang ini punya semangat yang besar pula, namun lagi-lagi namanya nikmat itu memang butuh perjuangan.. dan golongan ini pun sebagian menyerah juga setelah berkurban keringat yang tidak sedikit.. tapi kabar baiknya golongan kedua ini cukup lumayan juga, setidaknya hasilnya tidak nol besar. nah sekarang golangan ketiga adalah orang-orang yang luar biasa gigih.. baginya pantang pulang bila belum menang.. hahahaha semboyannya dahsyat bukan...hmm untuk sifat yang kedua ntar dulu ya.. mau ada iklan yang lewat ni... hahahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar